Keunggulan rasional: Filosofi trading Hussain Almatrouk

Hussain_interview-cover.jpg

Dalam wawancara bersama anggota Exness Team Pro, Hussain Almatrouk, kami membahas tentang pengelolaan emosi, risiko yang disiplin, alur kerja yang didukung AI, dan pentingnya infrastruktur trading yang andal.

Bagi Hussain Almatrouk, trading bukan sekadar membaca chart atau mencari peluang pasar. Ini tentang mengelola diri di balik setiap trading.

Hussain adalah seorang trader, ayah dari empat orang anak, profesional di bidang teknologi pendidikan, novelis yang telah menerbitkan buku, dan pemimpin komunitas. Ia telah trading sejak tahun 2009, selagi membangun kehidupannya di bidang pendidikan, penulisan, AI, buku, dan pengembangan trader. Meski dunia-dunia ini terlihat terpisah, Hussain melihat kaitan yang jelas di antara semuanya: masing-masing membutuhkan disiplin, kesabaran, komunikasi, dan pengendalian emosi.

Sebagai anggota Exness Team Pro, Hussain membawa sudut pandang rasional yang mengutamakan psikologi ke komunitas trading. Dalam wawancara ini, Hussain berbagi bagaimana ia menyeimbangkan berbagai perannya, mengapa ia percaya bahwa kerugian mengungkapkan lebih banyak daripada kemenangan, bagaimana AI mendukung rutinitasnya, serta mengapa keandalan broker itu penting bagi trader dan pendidik.

Anda adalah seorang ayah, novelis, profesional di bidang teknologi pendidikan, pemimpin komunitas, dan trader. Bagaimana bagian-bagian hidup Anda yang berbeda ini saling terhubung?

Pada awalnya, semuanya mungkin terlihat berbeda, tetapi bagi saya, semuanya saling terhubung.

Sebagai seorang ayah, saya membutuhkan kesabaran. Sebagai penulis, saya membutuhkan imajinasi dan konsistensi. Dalam dunia pendidikan, saya perlu memahami bagaimana orang belajar dan bagaimana teknologi dapat mendukung mereka. Dalam trading, saya perlu mengelola diri sebelum mengelola posisi apa pun.

Benang merahnya adalah pengendalian emosi. Menulis membantu saya memahami orang lain. Pendidikan membantu saya menjelaskan ide dengan jelas. Trading mengajarkan saya untuk menjadi disiplin. Bahkan, sepak bola pun terhubung dengan hal ini. Saya mendukung AC Milan, dan sepak bola mengajarkan Anda cara menghadapi pasang surut. Terkadang Anda merayakan, terkadang menderita, tetapi Anda tidak boleh membiarkan setiap hasil mengendalikan emosi.

Begitu juga dengan trading. Anda tidak boleh kehilangan kendali setiap kali pasar bergerak berlawanan. Bagi saya, trading tidak terpisah dari kehidupan. Trading itu mencerminkan kehidupan. Trading menunjukkan seberapa sabar, emosional, dan disiplin Anda sebenarnya.

ins-cta-position-trading.png

Mulai position trading

Kami menyediakan spread andal, alat bantu canggih, dan eksekusi lebih cepat untuk mendukung strategi jangka panjang Anda.

Coba demo gratis

Anda sering mengatakan bahwa Anda lebih benci kalah daripada suka menang. Apa artinya dalam filosofi trading Anda?

Artinya, kerugian itu penting bagi saya, tetapi bukan hanya karena uang.

Jika saya rugi karena mengikuti rencana sendiri dan pasar bergerak berlawanan, saya dapat menerimanya. Itu bagian dari trading. Tidak ada trader yang bisa mengendalikan pasar, dan tidak semua trade berhasil.

Namun, jika saya rugi karena saya marah, mengabaikan aturan, membiarkan emosi memicu keputusan yang lebih berisiko, atau mencoba membalas pasar, itu berbeda. Kerugian seperti itu terasa menyakitkan, karena saya membiarkan emosi mengambil alih kendali.

Banyak trader hanya berfokus pada keberhasilan. Mereka ingin trading atau peluang berikutnya berpotensi menguntungkan. Namun, trading jangka panjang juga tentang mengetahui cara kalah dengan benar. Kerugian yang muncul dari strategi yang tidak pernah berjalan sesuai rencana dapat melindungi Anda dari mengulangi kesalahan yang sama. Kerugian yang disebabkan oleh emosi dapat merusak akun sekaligus rasa percaya diri Anda.

Salah satu aturan saya adalah berhenti setelah dua kerugian berturut-turut. Setelah dua kali rugi, pola pikir Anda berubah. Anda mungkin mulai berpikir, "Saya harus menutup kerugian ini sekarang." Di situlah revenge trading dapat dimulai. Jadi, saya mundur sebelum emosi menjadi lebih kuat daripada rencana.

Bagi saya, manajemen risiko adalah hal yang membedakan trader dari penjudi. Seorang trader menetapkan risikonya sebelum membuka posisi. Seorang penjudi masuk dulu, baru berpikir kemudian.

Bagaimana Anda menyikapi risiko saat mengajar trader lain?

Saya selalu berusaha menjelaskan dengan jelas bahwa risiko bergantung pada orangnya, modalnya, dan tujuannya.

Secara pribadi, saya mungkin memakai gaya yang lebih agresif saat trading dengan modal kecil, tetapi saya tidak mengajarkan orang untuk menirunya secara membabi buta. Tidak semua orang memiliki pengalaman, psikologi, atau kondisi keuangan yang sama. Apa yang bisa ditoleransi oleh satu trader mungkin berbahaya bagi trader lainnya.

Ketika trader mengelola modal yang lebih besar, mereka perlu lebih terkendali. Mengambil risiko sekitar 1% hingga 3% lebih sehat bagi sebagian besar trader. Tujuannya bukan untuk mengesankan siapa pun. Tujuannya adalah untuk bertahan, berkembang, dan selalu konsisten.

Itulah sebabnya saya selalu kembali pada disiplin. Strategi itu penting, tetapi disiplinlah yang melindungi strategi. Jika seorang trader tidak dapat mengendalikan ukuran posisi, menerima kerugian, atau berhenti ketika emosi mulai memuncak, bahkan pengaturan yang bagus pun dapat berubah menjadi keputusan yang buruk.

Trading seharusnya bukan soal membuktikan diri kepada orang lain. Yang terpenting adalah mengikuti proses dan menghormati pasar.

Anda telah membangun komunitas yang kuat seputar trading, buku, psikologi, dan pengembangan diri. Bagaimana komunitas itu berkembang?

Komunitas itu berkembang secara alami.

Saya mulai berbagi ide karena orang-orang di sekitar mendorong saya. Mereka merasa saya menjelaskan hal-hal dengan jelas dan dapat membantu orang lain memahami trading. Seiring berjalannya waktu, komunitas pun mulai tumbuh.

Bagi saya, komunitas itu penting karena trading dapat terasa sepi. Setiap trader membuat keputusan masing-masing. Tidak ada yang dapat mengklik tombol untuk Anda, mengelola posisi Anda, atau mengendalikan emosi Anda. Artinya, trading adalah perjalanan yang dijalani sendiri. Namun, itu tidak berarti trader harus terisolasi.

Dalam budaya saya, ada diwani. Ini adalah tempat orang-orang berkumpul, mengobrol, berdiskusi, minum kopi, berbagi ide, dan menjalin koneksi. Praktik ini terasa selaras secara alami dengan trading. Trader membutuhkan ruang untuk mendiskusikan pasar, meninjau ide, dan membahas sisi psikologis dari apa yang mereka lakukan.

Klub buku saya juga menjadi bagian dari hal ini. Kami membahas buku-buku tentang psikologi, trading, pengembangan diri, dan pengambilan keputusan. Terkadang kami membahas topik teknikal, tetapi sering kali justru percakapan seputar cara berpikir yang memberikan kami nilai nyata. Mengapa Anda memindahkan stop loss? Mengapa Anda masuk terlalu cepat? Mengapa Anda menjadi emosional setelah sekali rugi?

Komunitas tidak menghilangkan tanggung jawab. Setiap trader tetap bertanggung jawab atas tindakannya sendiri. Namun komunitas dapat memberikan perspektif, dukungan, dan pertanggungjawaban.

Latar belakang Anda adalah teknologi pendidikan, dan Anda sangat mengandalkan AI. Bagaimana AI dan otomatisasi mendukung cara Anda bekerja serta trading?

AI membantu saya menghemat waktu, mengatur ide, dan membuat struktur.

Dalam pekerjaan saya di bidang pendidikan, saya menggunakan AI untuk merangkum materi, menyiapkan informasi, dan meningkatkan alur kerja. Saya juga menggunakannya dalam bisnis terkait trading untuk mengotomatiskan proses onboarding, langganan, akses Discord, daftar email, dan tugas berulang lainnya.

AI tidak menggantikan proses berpikir. AI mendukung proses berpikir. Ini mengurangi sebagian pekerjaan manual sehingga saya dapat lebih fokus pada analisis, mengajar, dan pengambilan keputusan.

Dalam trading, salah satu hal yang paling berguna adalah membuat jurnal. Banyak trader mengira mereka ingat alasan mereka membuka trade, tetapi ingatan tidak selalu dapat diandalkan. Ketika mencatat dan meninjau kembali trading yang dilakukan, Anda akan mulai melihat pola. Mungkin trading Anda tidak berjalan begitu baik setelah mengalami kerugian. Mungkin Anda jadi terlalu percaya diri setelah beberapa trading berhasil. Mungkin Anda masuk terlalu cepat karena takut ketinggalan peluang.

Teknologi membantu Anda mengamati diri sendiri dengan lebih jelas. Itu penting karena peningkatan trading bukan hanya soal menemukan pengaturan yang lebih baik. Ini juga tentang memahami perilaku Anda.

Alat bantu hanya berguna jika orang yang menggunakannya disiplin. AI dapat mendukung seorang trader, tetapi tidak dapat menggantikan pertimbangan.

Apakah Anda lebih cenderung menjadi trader teknikal atau fundamental?

Saya lebih sering menjadi trader teknikal. Rutinitas saya berfokus pada membaca chart, mengidentifikasi bias harian, level likuiditas, dan area-area penting yang menarik perhatian. Saya menggunakan alat namtu teknikal seperti Fibonacci retracement dan konsep pergerakan harga untuk merencanakan titik entri serta memahami strukturnya.

Namun, saya juga memperhatikan cerita di balik pergerakan pasar. Saya mengikuti berita karena ingin memahami apa yang terjadi di pasar yang lebih luas. Analisis teknikal membantu saya melihat strukturnya, tetapi berita membantu saya memahami konteksnya.

Ini adalah salah satu alasan saya ingin terus belajar dan mengejar sertifikasi CFA. Saya ingin memiliki pengetahuan yang lebih mendalam tentang ekonomi dan pasar. Saya percaya trader harus terus belajar. Semakin Anda memahami, semakin baik Anda dapat menghubungkan apa yang dilihat di chart dengan apa yang dapat terjadi di baliknya.

Banyak broker menghampiri trader dengan komunitas yang kuat. Mengapa Anda memilih Exness?

Kredibilitas sangat penting bagi saya. Saya tidak dapat mencantumkan nama sendiri pada sesuatu yang tidak saya percaya.

Pengalaman dengan Exness dimulai saat saya mencari broker yang dapat mendukung cara saya melakukan trading. Yang paling menonjol bagi saya adalah keandalan platform, pengalaman penarikan yang lancar, dan pendekatan yang tidak mengganggu. Sebagai trader, itu penting. Anda tentu ingin broker berfungsi dengan baik, terutama saat sedang aktif di pasar.

Penarikan adalah bagian dari kepercayaan. Trader perlu tahu bahwa ketika mereka ingin mengakses dana, prosesnya berjalan lancar dan dapat diandalkan. Saya juga menghargai ketentuan trading yang stabil, komunikasi yang transparan, dan akuntabilitas.

Ketika pasar volatil, ketidakpastian seharusnya berasal dari pasar, bukan dari broker. Trader sudah cukup mendapat tekanan dari pergerakan harga. Platform tidak seharusnya menambah beban lagi.

Bagi saya, Exness selaras dengan hal-hal yang saya pegang: keandalan, transparansi, akuntabilitas, dan kredibilitas. Sebagai trader, saya perlu mempercayai platform tersebut. Sebagai seorang pendidik, saya perlu menjaga reputasi di komunitas saya.

Apa arti infrastruktur trading yang andal bagi pola pikir trader?

Itu memberi trader ruang untuk berfokus.

Jika tidak mempercayai platform yang digunakan, fokus Anda akan terpecah. Anda tidak hanya menganalisis pasar. Anda juga mengkhawatirkan eksekusi, penarikan, spread, atau apakah sesuatu akan terjadi ketika pasar bergerak cepat. Hal seperti itu menimbulkan stres.

Infrastruktur yang andal memungkinkan trader untuk berfokus pada rencana: titik entri, titik keluar, seberapa besar risiko yang diambil, dan kapan harus berhenti.

Ini sangat penting bagi orang seperti saya, karena saya juga mengajar dan memimpin sebuah komunitas. Jika saya berbicara tentang sebuah broker, orang akan mengaitkan broker tersebut dengan kredibilitas saya. Jadi, saya harus berhati-hati. Partnership ini harus masuk akal, bukan hanya secara komersial, melainkan juga secara pribadi dan profesional.

Itulah sebabnya saya menghargai transparansi. Jika sesuatu terjadi, saya ingin komunikasi yang jelas. Saya menginginkan akuntabilitas. Saya ingin tahu bahwa perusahaan tersebut jujur dan dapat diandalkan.

Apa arti bergabung dengan Exness Team Pro bagi Anda?

Ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab.

Ini merupakan kehormatan karena anggota Exness Team Pro meliputi trader berpengalaman yang berbagi pengetahuan, wawasan, dan perspektif pasar riil dengan komunitas di seluruh dunia. Peran ini memberikan saya wadah yang lebih luas untuk melanjutkan hal-hal yang sudah saya tekuni: edukasi, disiplin, psikologi, dan trading yang bertanggung jawab.

Namun, ini juga merupakan tanggung jawab karena banyak orang memperhatikan. Apa yang saya katakan itu penting. Apa yang saya dukung itu penting. Cara saya trading dan mengajar juga penting.

Saya ingin menggunakan peran ini untuk membantu trader berpikir lebih rasional. Saya ingin mereka memahami bahwa trading bukan hanya soal menghasilkan uang. Ini tentang perencanaan, pengendalian emosi, manajemen risiko, dan menerima bahwa kerugian adalah bagian dari proses.

Apa pesan utama yang Anda ingin trader petik dari perjalanan Anda?

Pesan utama saya adalah bahwa trading adalah pekerjaan yang serius.

Ini bukan soal sensasi. Ini bukan soal jalan pintas. Ini bukan soal membuktikan diri kepada orang lain. Ini tentang mengenali diri sendiri, mengelola emosi, menghargai risiko, dan tetap konsisten.

Kerugian pasti terjadi. Kesalahan pasti terjadi. Yang penting adalah bagaimana Anda meresponsnya. Apakah Anda terbawa emosi dan melakukan trading balas dendam, atau kembali pada rencana Anda? Apakah Anda menyalahkan pasar, atau meninjau kembali perilaku Anda? Apakah Anda mengejar hasil cepat, atau fokus untuk menjadi lebih baik selangkah demi selangkah?

Bagi saya, trading adalah cermin. Ini menunjukkan kesabaran, kedisiplinan, ego, dan kelemahan Anda. Jika bersedia belajar, trading dapat membuat Anda lebih kuat, bukan hanya sebagai trader, tetapi juga sebagai pribadi.

Itulah pola pikir yang ingin saya bagikan melalui Exness Team Pro: cara yang lebih rasional, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menghadapi pasar.


Ini bukanlah saran investasi. Kinerja masa lalu bukanlah indikasi hasil untuk masa mendatang. Modal Anda berisiko, mohon trade dengan bertanggung jawab.


Artikel terkait


Kembali ke semua artikel