6 Juli 2022

Cryptocurrency

Amankan cryptocurrency Anda: Pilihan penyimpanan dan praktik terbaik

Setiap pemilik cryptocurrency tentunya membutuhkan tempat untuk menyimpan asetnya, dan metode penyimpanannya juga harus seaman mungkin. Meskipun ada banyak pilihan penyimpanan, cepat atau lambat, mereka yang ingin memiliki cryptocurrency untuk jangka panjang pada akhirnya harus mulai memikirkan siapa sebenarnya yang memegang semua kunci crypto mereka. 

Faktanya, meskipun Anda dapat menggunakan dompet Bitcoin Exness untuk mendeposit dan menarik cryptocurrency ke dan dari akun Exness Anda, dompet ini tidak boleh digunakan untuk mengakumulasi tabungan crypto Anda untuk waktu yang lama.

Jadi, pertama-tama, mari kita perjelas apa yang disebut dompet ini. Singkatnya, dompet crypto atau digital dapat berupa aplikasi (web, handphone, desktop), perangkat keras, atau bahkan selembar kertas, yang dapat menyimpan kunci pribadi atau seed phrase Anda. Kunci pribadi dapat berupa format alfanumerik atau, yang lebih umum, dalam bentuk seed phrase, yang merupakan rangkaian kata-kata bahasa Inggris umum yang berurutan. Jika seseorang memiliki akses ke kunci pribadi Anda, itu berarti mereka dapat mengambil dana di dompet Anda, dan inilah sebabnya mengapa hanya Anda yang boleh memiliki akses ke kunci pribadi Anda dan tidak boleh memberi tahu orang lain.

Di bawah ini kami akan menguraikan berbagai pilihan penyimpanan cryptocurrency untuk Anda beserta risiko, pro, dan kontranya.

Dompet kustodian

Terkait dengan akses ke kunci pribadi dompet, ada 2 cara untuk menyimpan cryptocurrency, yaitu dompet kustodian dan non-kustodian.

Dompet kustodian adalah dompet yang disediakan dan dikontrol oleh pihak ketiga (kustodian). Biasanya, pihak ketiga adalah bursa cryptocurrency, yang mengontrol kunci pribadi Anda.

Ini adalah opsi paling sederhana dan paling nyaman karena kustodian akan menangani dompet Anda secara efektif, dan Anda tidak perlu khawatir kehilangan kunci pribadi Anda. Selama Anda dapat mengakses akun bursa, Anda dapat mengakses crypto. Namun, kemudahan ini tidak hanya memberikan tingkat keamanan terendah:

  • 1.

    Karena kustodian memiliki kendali penuh atas aset crypto Anda, kustodian juga dapat membekukan kepemilikan Anda apabila terjadi penipuan di bursa atau karena alasan lain.

  • 2.

    Kustodian yang tidak dapat diandalkan rentan terhadap penipuan

  • 3.

    Kustodian juga dapat diretas dan ini pernah terjadi sebelumnya

  • 4.

    Kredensial kustodian Anda dapat bocor atau dicuri

  • 5.

    Otentikasi multi-faktor (MFA) juga dapat dibobol menggunakan SIM swap, atau kebocoran kunci TOTP

Dengan demikian, dompet kustodian tidak boleh digunakan untuk menyimpan crypto Anda dalam jangka panjang.

Dompet non-kustodian

Anda sepenuhnya memiliki dan mengontrol dompet non-kustodian karena Anda adalah satu-satunya yang memiliki akses ke kunci pribadi atau seed phrase. Secara umum, ada dua jenis dompet non-kustodian, yaitu dompet panas (hot wallet) dan dompet dingin (cold wallet).

Dompet panas, seperti dompet desktop dan hadphone, membuat dan menyimpan kunci pribadi Anda di perangkat yang terhubung ke internet. Akses internet memang membuat transaksi cepat dan mudah, tetapi dompet ini ditujukan untuk digunakan hanya pada beberapa cryptocurrency. Sayangnya, ini memudahkan peretas untuk menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan yang terkait dengan dompet panas, seperti melalui malware dan virus.

Pro dan kontra dompet panas

  • ·

    Transaksi mudah dan cepat, seimbang untuk penggunaan sehari-hari

  • ·

    Tingkat keamanan lebih rendah daripada dompet dingin

  • ·

    Berisiko kehilangan akses ke crypto apabila Anda kehilangan seed phrase

Dompet handphone menjadi semakin populer karena handphone adalah barang terdekat Anda. Di sisi lain, tidak menutup kemungkin terjadinya penipuan, seperti penyebaran aplikasi Android dan iOS berbahaya melalui situs web yang meniru layanan resmi. Aplikasi berbahaya ini mampu mencuri seed phrase korban dengan meniru Trust Wallet, Coinbase Wallet, MetaMask, dan dompet handphone populer lainnya. Serangan semacam itu menjadi sangat canggih, penyerang memodifikasi aplikasi resmi sedemikian rupa sehingga sulit untuk mendeteksi aktivitas berbahaya karena dibuat identik dalam segala hal dengan aplikasi aslinya. Aplikasi trojan ini disebarkan melalui berbagai saluran, termasuk situs web dompet palsu dan grup Telegram. Dua dari penipuan terbaru adalah SeaFlower dan CryptoRom, yang menargetkan pengguna dompet handphone.

Malware lain dapat membajak riwayat clipboard perangkat Anda dan mengganti alamat yang Anda salin dengan alamat dompet pencuri. Jadi, saat melakukan copy-paste alamat, pengguna harus memeriksa ulang untuk memastikan alamat tersebut sama dengan alamat yang akan disalin.

Dompet dingin, yaitu dompet perangkat keras atau bahkan dompet kertas, yang menyimpan kunci pribadi Anda secara offline. Karena dompet ini tidak terhubung ke Internet, tingkat keamanannya lebih tinggi daripada dompet panas. Kekurangannya adalah kegunaan yang lebih terbatas, tetapi untuk melakukan transfer, dompet ini harus digunakan bersama dengan perangkat yang terhubung ke internet.

Ledger Nano X, dompet perangkat keras yang populer
Ledger Nano X, dompet perangkat keras yang populer

Pro dan kontra dompet dingin

  • ·

    Memberikan keamanan tertinggi

  • ·

    Dompet perangkat keras memungkinkan Anda untuk memeriksa ulang alamat penerima saat melakukan transfer

  • ·

    Hambatannya mungkin dari faktor biaya dan ketidaknyamanan perangkat (dibandingkan dengan dompet perangkat lunak)

  • ·

    Berisiko kehilangan akses dompet apabila kehilangan seed phrase atau kunci pribadi

  • ·

    Masing-masing dompet perangkat keras hanya dapat menyimpan jenis cryptocurrency tertentu

Namun, seperti dompet lainnya, dompet dingin juga rentan terhadap kesalahan manusia. Misalnya, penipu dapat mengirim dompet perangkat keras palsu, yang berisi perangkat keras yang dirancang untuk mencuri crypto. Untuk memformat ulang perangkat, pengguna dimintai frasa pemulihan 24 kata, yang kemudian dapat digunakan oleh penyerang untuk membuat kunci pribadi dompet.

Selain itu, tidak semua vendor dompet perangkat keras memiliki kode sumber yang dapat diakses secara bebas oleh publik. Dengan demikian, sebaiknya lakukan juga riset tambahan untuk memastikan keamanan perangkat keras dan perangkat lunak. 

Praktik terbaik untuk mengamankan crypto Anda

  • 1.

    Gunakan dompet dingin untuk menabung cryptocurrency.

  • 2.

    Gunakan dompet panas atau kustodian untuk menyimpan sejumlah kecil crypto yang khusus untuk ditradingkan

  • 3.

    Lindungi kunci pribadi atau seed phrase Anda dari pencurian. Jangan pernah memberi tahu orang lain. Untuk mengurangi risiko kehilangan, buat salinan dan simpan di tempat yang berbeda, atau simpan crypto Anda di beberapa dompet perangkat keras. 

  • 4.

    Gunakan kata sandi yang sulit. Pengelola kata sandi adalah opsi paling aman.

  • 5.

    Salah satu penipuan paling sukses dalam industri cryptocurrency adalah serangan phishing. Hindari mengeklik iklan dan tautan yang tidak dikenal atau mencurigakan.

  • 6.

    Periksa perangkat Anda secara rutin dengan perangkat lunak anti-malware.

  • 7.

    Hanya menggunakan layanan dari entitas yang andal dan bereputasi baik.

  • 8.

    Periksa kembali setiap dan semua opsi investasi yang ditawarkan oleh pihak ketiga. Bursa dan broker crypto yang resmi akan sering mengingatkan Anda bahwa cryptocurrency memiliki risiko sebelum Anda memutuskan untuk terlibat. 

  • 9.

    Saat menyalin-menempelkan alamat untuk mentransfer crypto, pastikan alamat tersebut sesuai dengan tujuan pengiriman.

  • 10.

    Jika memungkinkan, gunakan satu perangkat khusus untuk transaksi Anda.

  • 11.

    Selalu perbarui perangkat lunak Anda.

  • 12.

    Gunakan dompet multi-tanda tangan, yang memerlukan persetujuan dari dua orang atau lebih saat melakukan transaksi.

  • 13.

    Pisahkan seed phrase menjadi beberapa bagian dan simpan setiap bagian di lokasi yang berbeda.

Ingatlah bahwa cryptocurrency, baik atau buruk, adalah aset terdesentralisasi dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan crypto ada di tangan Anda sendiri. Pastikan Anda mengetahui semua langkah keamanan dasar, sehingga Anda dapat memilih tingkat keamanan yang paling sesuai berdasarkan besarnya crypto yang Anda miliki dan toleransi risiko Anda sendiri. 


Artikel terkait